Selasa, 29 November 2011

Keamanan dan Kontrol Sistem Informasi

Keamanan Sistem

Keamanan Sistem mengacu pada perlindungan terhadap semua sumber daya informasi perusahaan dari ancaman oleh pihak-pihak yang tidak berwenang.

Tujuan-tujuan Keamanan ; dimaksudkan untuk mencapai 3 tujuan utama , yaitu :

1. Kerahasiaan, perusahaan berusaha melindungi data dan informasi dari orang-orang yang tidak berhak.

2. Ketersediaan, tujuan CBIS adalah menyediakan data dan informasi bagi mereka yang berwenang untuk menggunakannya.

3. Integritas, semua subsistem CBIS harus menyediakan gambaran akurat dari sistem fisik yang diwakilinya.

Pengendalian Akses ; dicapai melalui suatu proses 3 langkah, yang mencakup :

1. Indentifikasi User.

2. Pembuktian Keaslian User.

3. Otorisasi User.

Strategi Pengulangan Biaya Manajemen Informasi

Strategi yang paling banyak dimanfaatkan adalah :

1. Strategi Konsolidasi, dapat diikuti dengan mengurangi jumlah lokasi sumber daya informasi yang terpisah. Alasannya adalah sejumlah kecil pemusatan sumber daya yang besar dapat beroperasi lebih efisien dari pada banyak pemusatan sumber daya yang kecil.

2. Downsizing, adalah transfer berbagai aplikasi berbasis komputer perusahaan dari konfigurasi peralatan besar, seperti mainframe ke platform yang lebih kecil seperti komputer mini. Dalam beberapa kasus, platform yang lebih kecil tetap berada dalam IS, dan dalam kasus lain ditempatkan di area pemakai. Pemindahan ke sistem yang kurang mahal tetapi penuh daya ini disebut Smartsizing. Keuntungan downsizing : sistem yang user friendly.

3. Outsourcing, ukuran pemotongan biaya yang dapat berdampak lebih besar bagi IS dari pada downsizing adalah outsourcing. Outsourcing adalah mengkontrakkan keluar semua atau sebagian operasi komputer perusahaan kepada organisasi jasa di luar perusahaan.

Jasa-jasa yang ditawarkan Outsourcers mencakup :

q Entry data dan pengolahan sederhana.

q Kontrak pemrograman.

q Manajemen fasilitas, operasi lengkap dari suatu pusat komputer.

q Integrasi sistem, adalah kinerja semua tugas-tugas siklus hidup pengembangan sistem.

q Dukungan operasi untuk pemeliharaan, pelayanana atau pemulihan dari bencana.

Pentingnya pengendalian Sistem Informasi

Untuk berfungsi secara efektif dan efisien, sebuah business harus mempunyai sistem informasi manajemen yang valid, akurat, lengkap, tepat waktu dan tepat guna. Dengan demikian manajemen, aktor yang menjadi pemegang peranan penting dari keberhasilan sesuatu perusahaan, dapat mengambil keputusan yang optimal berdasarkan informasi yang dapat diandalkan. Sesuai dengan laju perkembangan teknologi informasi, sistem informasi manajemen masa kini pada umumnya telah didukung oleh komputer di dalam suatu kegiatan usaha adalah sangat tergantung pada situasi dan kondisi dari masing-masing perusahaan. Ada perusahaan yang tidak bisa berfungsi sama sekali kalau komputernya macet, karena memekai sistem informasi manajemen yang sangat bergantung pada komputer (computer dominant firm); dan ada pula perusahaan yang tetap bisa beroperasi seperti biasa, meskipun komputernya musnah terkena bencana, sebab sistem informasi manajemennya memang kurang bergantung pada peran komputer (computer minor firm).

Tugas pengendalian dalam Sistem Informasi yang terdiri dari :

Kontrol proses pengembangan

Model Sistem Informasi Sumber Daya Informasi

Pengertian :

Sistem yang menyediakan informasi mengenai sumber daya informasi perusahaan kepada para pemakai diseluruh perusahaan.

Subsistem Input :

1. Sistem Informasi Akuntansi ; mengumpulkan data internal yang menjelaskan unit jasa informasi dan data lingkungan yang menjelaskan transaksi unit tersebut dengan para pemasoknya.

2. Subsistem Riset Sumber Daya Informasi ; menjelaskan kegiatan yang terdiri dari proyek-proyek riset didalam perusahaan yang selanjutnya menentukan kebutuhan user dan kepuasan user.

3. Subsistem Intelijen Sumber Daya Informasi ; menjelaskan fungsi yang berhubungan dengan pengumpulan informasi dan elemen-elemen di lingkungan perusahaan khususnya elemen-elemen yang berinteraksi dengan jasa informasi.

Elemen-elemen ini meliputi :

q Pemerintah.

q Pemasok.

q Serikat Pekerja.

q Masyarakat Global.

q Pelanggan.

q Pesaing.

q Masyarakat Keuangan.

q Pemegang Saham.

Subsistem Output :

1. Subsistem Perangkat Keras ; menyiapkan output informasi yang menjelaskan sumber daya perangkat keras. Perangkat Lunak yang digunakan dalam subsistem ini dapat berupa query language, pembuatan laporan dan model matematika.

2. Subsistem Perangkat Lunak ; menyiapkan output informasi yang menjelaskan sumber daya perangkat lunak. Output informasi terutama berbentuk jawaban atas database query dan laporan periodik.

3. Subsistem Sumber Daya Manusia ; menyediakan informasi tentang para spesialis informasi perusahaan.

4. Subsistem Data dan Informasi ; menyiapkan output yang menjelaskan sumber daya data dan informasi yang berada di database pusat.

5. Subsistem Sumber Daya Terintegrasi ; menyatukan informasi yang menjelaskan sumber daya hardware, software, SDM serta data dan informasi.

Mencapai Kualitas Manajemen Jasa Informasi

Konsep TQM (Total Quality Management) sering diasosiasikan dengen proses manufaktur. Namun dasar yang sama dapat diterapkan pada produk dan jasa apapun termasuk yang ditawarkan oleh IS.

Kontrol desain sistem

Kontrol pengoperasian sistem

Kontrol pengoperasian system didasarkan pada struktur organisasional dari departemen operasi, aktivitas dari unit yang ada dalam departemen tersebut.

Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan menjadi lima area :

Struktur organisasional
Kontrol perpustakaan
Pemeliharaan peralatan
Kontrol lingkungan dan kemanan fasilitas
Perencanaan disaster, meliputi area :
Rencana keadaan darurat (emergency plan)
Rencana back-up
Rencana record penting (vital record plan)
Rencana recovery (recovery plan)

Sumber : Google

Evolusi Dari Computer Based Information System

1. Jelaskan evolusi dari Computer Based Information System!

Computer Based Information System (CBIS)

A. Pengertian CBIS
Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis. Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan basis komputer. Berikut penjelasan masing-masing istilah tersebut. Data Data merupakan deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.Jadi pada intinya, data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi. Informasi Informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan. Sistem Sistem merupakan entitas, baik abstrak maupun nyata, dimana terdiri dari beberapa komponen yang saling terkait satu sama lain. Objek yang tidak memiliki kaitan dengan unsur-unsur dari sebuah sistem bukanlah komponen dari sistem tersebut. Sistem Informasi Sistem Informasi merupakan sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya,system informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya. Berbasis Komputer Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.

Sub Sistem dari Sistem Informasi Berbasis Komputer
Sub sistem dari CBIS adalah :
1. Sistem Informasi Akuntansi
2. Sistem Informasi Manajemen
3. Sistem Pendukung Keputusan
4. Automasi Kantor (Virtual Office)
5. Sistem Pakar


2. Jelaskan manfaat dan kendala yang dapat diantisipasi dari E-Commerce

E-Commerce (electronic commerce) merupakan salah satu teknologi yang berkembang pesat seiring dengan kehadiran internet dalam kehidupan kita. Ecommerce sendiri berasal dari layanan EDI (Electronic Data Interchange), layanan EDI ini telah berkembang sedemikian pesatnya di negara-negara yang mempunyai jaringan komputer dan telepon. Jika sebelumnya kita telah sering menggunakan media elektronik seperti telepon, fax, hingga handphone untuk melakukan perniagaan / perdagangan, sekarang ini, kita dapat menggunakan internet untuk melakukan perniagaan. E-Commerce memiliki beberapa jenis, yaitu:

· Business to business (B2B): Bisnis antara perusahaan dengan perusahaan lain

· Business to consumer (B2C): Retail, sifatnya melayani pelanggan yang bervariasi

· Consumer to consumer (C2C): Sifatnya lelang (auction)

· Government: G2G, G2B, G2C :melakukan layanan terhadap perusahaan untuk keperluan bisnis hingga melayani masyarakat

MANFAAT DAN KENDALA E-COMMERCE

Manfaat yang diantisipasi dari Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik:

  1. Pelayanan pelanggan yang lebih baik.
  2. Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan yang lebih baik.
  3. Pengembangan atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat.
  4. menekan biaya barang dan jasa,
  5. serta dapat meningkatkan kepuasan konsumen sepanjang yang menyangkut kecepatan untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan kualitas yang terbaik sesuai dengan harganya
  6. memperpendek waktu produk cycle
  7. meningatkan Value Chain
  8. meningkatkan costumer loyality
  9. dan melebarkan jangkauwan.

Secara ringkas keuntungan e-commerce tersebut adalah sebagai berikut :

  • Bagi Konsumen : harga lebih murah, belanja cukup pada satu tempat.
  • Bagi Pengelola bisnis : efisiensi, tanpa kesalahan, tepat waktu
  • Bagi Manajemen : peningkatan pendapatan, loyalitas pelanggan.

Kendala Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik:

  1. Jumlah penduduk Indonesia sebanyak 220 Juta jiwa, tetapi jumlah pengguna internet di Indonesia sekitar 5-7 juta orang. Jumlah tersebut belum lagi dipecah menjadi, pengguna aktif, pengguna yang mengerti browsing (karena ada pengguna yang hanya membuka email untuk kebutuhan komunikasi), pengguna yang mengerti e-commerce, atau pengguna pemula. Kalaupun ada kelompok yang mengerti e-commerce, harus dibagi lagi menjadi, berapa orang yang nyaman berbelanja online, berapa orang yang punya kartu kredit, berapa orang yang percaya dengan kualitas, karena barang tidak dilihat lansung.
  2. Selain membuahkan hasil, bisnis di internet juga banyak yang rontok, banyak sekali pelaku bisnis di internet yang gulung tikar karena tidak sanggup bersaing dan tidak memiliki inovasi dan kreatifitas.
  3. Banyaknya kriminalitas di internet, seperti card froud (pencurian akses kartu kredit). Hal ini membuat orang konsumen malas berbelanja online. Walaupun sebagian besar toko online menerima pembayaran melalui transfer antar bank.
  4. Budaya orang Indonesia yang merasa tidak nyaman kalo berbelanja hanya dengan melihat katalog produk, tanpa menyentuh, apalagi mencoba-coba. Bayangkan saja, berapa orang ibu-ibu yang pergi ke toko butik, dan menyentuh baju atau tas, lalu coba sana dan coba sini, trus ibu-ibu tersebut bilang sama yang punya toko, “maaf pak, bajunya gak cocok sama saya”. Konon lagi konsumen e-commerce hanya mengandalkan katalog.
  5. Infrastruktur internet tidak merata di seluruh Indonesia, khususnya desa-desa. Toko anda akan buka 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Artinya setiap hari anda harus mengecek apakah ada pesan yang masuk dari konsumen anda, bayangkan kalo anda ingin berlibur ke desa, atau pulang kampung ke desa yang tidak ada akses internetnya?. Bisa jadi konsumen anda kehilangan kepercayaan terhadap toko anda. Atau mungkin anda ingin memasang plang dengan tulisan “Maaf!!! sedang berlibur ke daerah yang tidak terkoneksi internet”.
  6. Jasa kurir yang tidak terjangkau daerah tertentu. Banyak sekali konsumen yang kecewa ketika ingin memilih daerah tujuan pengiriman barang, mereka menemukan tulisan “Maaf!! tujuan pengiriman yang anda inginkan belum bisa dilayani”. Bayangkan kecewanya pelanggan anda.
3. Jelaskan model yang digunakan dalam Model Sistem Umum Perusahaan

Definisi Model : Model adalah penyederhanaan (abstraction)dari sesuatu. Model mewakili sejumlah objek atau aktivitas yang disebut dengan entitas (entity). Manajer menggunakan model untuk memecahkan permasalahan.

Model mewakili sejumlah objek atau aktifitas yang disebut entitas.

JENIS-JENIS MODEL :

1. Model Fisik ; penggambaran entitas dalam bentuk 3 dimensi.

2. Model Naratif ; menggambarkan entitas secara lisan atau tulisan.

3. Model Grafik ; menggambarkan entitas dengan sejumlah garis atau symbol.

4. Model matematika ; sebagian besar perhatian dalam pembuatan bisnis (business modeling) saat ini tertuju pada model matematika. Keunggulannya, ketelitian dalam menjelaskan hubungan antara berbagai bagian dari suatu objek.

KEGUNAAN MODEL :

1. Mempermudah Pengertian, suatu model pasti lebih sederhana dari pada entitasnya. Entitas lebih mudah dimengerti jika elemen-elemennya dan hubungannya disajikan dalam cara yang sederhana.

2. Mempermudah Komunikasi, setelah problem solver mengerti entitasnya, pengertian itu sering pula dikomunikasikan pada orang lain.

3. Memperkirakan Masa Depan, ketelitian dalam menggambarkan entitas membuat model matematika dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat disediakan model-model jenis lain.


MODEL SISTEM UMUM”

Sistem Fisik :

merupakan sistem terbuka, yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik.

Arus sumber daya fisik yang mengalir :

· Arus material.

Material-material input diterima dari pemasok bahan baku dan komponen rakitan. Material

ini disimpan di tempat penyimpanan sampai dibutuhkan dalam proses transformasi.

· Arus personil.

Input personil berasal dari lingkungan. Calon pegawai berasal dari masyarakat setempat dan mungkin dari serikat buruh pesaing. Input personil ini biasanya diproses oleh fungsi sumber daya manusia, kemudian ditugaskan ke berbagai bidang fungsional.

· Arus mesin.

Mesin-mesin diperoleh dari pemasok, dan biasanya berada di perusahaan untuk jangka waktu lama (3 – 20 tahun atau lebih). Namun, akhirnya semua mesin dikembalikan kepada lingkungan dalam bentuk tukar tambah dengan model baru, atau sebagai rongsokan.

· Arus uang.

Uang terutama diperoleh dari para pemilik, yang menyediakan modal investasi, dan dari para pelanggan perusahaan yang memberikan pendapatan penjualan. Sumber lainnya mencakup lembaga keuangan,

2. Sistem Konseptual,

Sebagian sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian lagi tidak. Pengendalian ini dapat dicapai dengan menggunakan suatu lingkaran yang disebut “Lingkaran Umpan Balik” yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme pengendalian begitu pula sebaliknya.

a. Sistem Lingkaran Terbuka.

Adalah suatu sistem tanpa lingkaran umpan balik atau mekanisme pengendalian.

Perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan sistem terbuka, tetapi umpan balik dan mekanise pengendaliannya tidak bekerja sebagaimana mestinya.

b. Sistem Lingkaran Tertutup.

Adalah suatu sistem yang memiliki lingkaran umpan balik dan mekanisme

pengendalian. Sistem tersebut dapat mengendalikan output-nya dengan membuat penyesuaian-penyesuaian pada input-nya. Hal tersebut ditunjukka Pengendalian Manajemen; pihak manajemen menerima informasi yang menggambarkan output

sistem. Pengolah Informasi; Perjalanan informasi tidak selalu dari sistem fisik kepada manajer. Para manajer memperoleh informasi dari sistem yang menghasilkan informasi dari data yang terkumpul.

4.Apa yang anda ketahui tentang konsep Management By Exception,jelaskan

Management by exception

Standar dikombinasikan dengan output informasi dari pengolah informasi, memungkinkan manajer untuk melaksanakan management by exception. Management by exception adalah suatu gaya yang diikuti manajer, yaitu manajer terlibat dalam aktivitas hanya jika aktivitas itu menyimpang dari kinerja yang dapat diterima. Agar manajer dapat mempraktekan management by exception, harus ditetapkan standar dalam bentuk batas atas dan batas bawah kinerja yang dapat diterima.

Management by exception memberikan tiga keuntungan dasar, yaitu :

1. manajer tidak membuang-buang waktu untuk memantau aktivitas yang berlangsung secara normal.

2. karena lebih sedikit keputusan yang dibuat, tiap keputusan dapat memperoleh perhatian lebih menyeluruh.

3. perhatian dipusatkan pada peluang-peluang, maupun pada hal-hal yang tidak berjalan semestinya.

Namun terdapat pula sejumlah kendala yang harus diketahui, yaitu :

  1. beberapa jenis kinerja bisnis tertentu tidak mudah ditentukan secara kuantitas sehingga standar tidak dapat ditetapkan.
  2. suatu sistem informasi yang memantau kinerja secara akurat sangat diperlukan.
  3. perhatian harus terus diarahkan pada standar untuk menjaga standar pada tingkat yang tepat.
  4. manajer tidak boleh pasif dan hanya menunggu batas kinerja lewat. Manajer harus bertindak memecahkan suatu permasalahan sebelum situasi menjadi tidak terkendali.

Management by exception merupakan kemampuan dasar yang disediakan CBIS. Dengan membiarkan CBIS memikul sebagian tanggung jawab memantau sistem fisik, waktu manajer dapat digunakan secara efektif.


Sumber: wikipedia



Selasa, 11 Oktober 2011

Tak Laku, Ini Strategi RIM Jual PlayBook Sisa

Setelah hanya terjual 200 ribu unit BlackBerry Playbook sejak diluncurkan, Research In Motion memiliki rencana untuk 'membersihkan' semua stok yang tersedia.

BlackBerry PlayBook gagal mencapai target penjualan 600 ribu unit, seperti yang diharapkan RIM di kuartal kedua. Setidaknya 400 ribu unit tidak berhasil terjual, atau sekitar US$ 400 juta tertahan di inventory, yang kini ditaksir mencapai US$ 1,4 miliar.

Dikutip dari laman itnews, Senin, 19 September 2011, Kepala Eksektutif Keuangan (CFO) RIM Brian Bidulka mengatakan, hal yang lebih buruk adalah RIM telah melakukan investasi strategis dengan harga komponen tinggi untuk Playbook yang dalam persediaan terbatas.

Sedangkan, pendiri dan Kepala Eksekutif (CEO) RIM, Mike Lazaridis, mengatakan PlayBook pun akan melakukan sejumlah peningkatan, yang diharap bisa dirilis pada Oktober nanti, dalam produk terbarunya PlayBook 2.0. Peningkatan ini termasuk menambah fitur native email (email yang sudah built-in). Tak adanya fitur email menimbulkan spekulasi kalau RIM terburu-buru dan mengeluarkan produk yang belum selesai, yang kemudian terhubung dengan aplikasi BlackBerry Bridge.

Fitur lain yang akan ditambah antara lain kalender, kontak, kemampuan untuk mendukung aplikasi Android, fitur jaringan baru dan video penyimpanan. Lazaris berjanji akan meluncurkan 10.000 film dan pertunjukan TV untuk kemajuan BlackBerry Bridge.

Namun, sebelum produk terbaru PlayBook itu keluar, RIM harus memutar otak untuk menjual stok PlayBook yang masih tersedia. Untuk itu, RIM pun telah memiliki sejumlah rencana. Antara lain, "program insentif istimewa" untuk pelanggan perusahaan dan pengguna setia BlackBerry.

RIM memulai strategi penjualan PlayBook ini di 'kandang' mereka sendiri, di Kanada. Berdasarkan laporan Boy Geneius, RIM bekerja sama dengan perusahaan wireless Kanada, Rogers, untuk menjual 16 GB PlayBook, hanya seharga US$ 249, dari harga normal US$ 499 di Kanada (US$ 549 di Australia).

Harga ini hanya berlaku untuk karyawan Rogers. Namun, ini menjadi indikasi turunnya harga PlayBook di Amerika Serikat. (umi)
Sumber: VIVAnews

November, RIM Siap Investasi di Indonesia

Pemerintah menyatakan, perusahaan pembuat smartphone pintar BlackBerry yakni Research In Motion (RIM) dalam waktu dekat akan melakukan investasi di Indonesia.

Rencananya, RIM akan menanam investasi pada bidang perangkat lunak atau software, membangun pusat penelitian, dan membangun institusi untuk mengembangkan aplikasi.

Menurut Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, pihak RIM berharap pada November nanti, mereka dan pemerintah dapat menandatangani MoU.

"Dan RIM akan melibatkan beberapa universitas di Indonesia. Dan ini investasi nyata," ujar Hatta saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, 3 Oktober 2011.

Terkait nilai investasi, lanjut Hatta, pihaknya belum membicarakan sampai tahap tersebut. “Nilai investasi akan terlihat saat pihak RIM datang membawa konsep pada bulan November nanti,” ucapnya.

Investasi software ini, tambah Hatta, bermanfaat bagi Indonesia, khususnya dalam pengembangan wirausaha bidang teknologi. "Menurut saya itu investasi besar," imbuhnya.

Rencananya, Hatta menjelaskan, pilihan lokasi untuk investasi tersebut antara Bandung atau Bali. “Tidak ada permintaan khusus dari pihak RIM berkaitan dengan rencana investasi ini,” ucapnya.
sumber: VIVAnews

Gangguan BlackBerry Kian Mendunia

Rangkaian kegagalan dalam jaringan khusus milik Research In Motion telah mengganggu layanan BlackBerry pada jutaan pelanggan di seluruh dunia. Setelah dikabarkan gangguan melanda pengguna di benua Eropa, Timur Tengah, Afrika serta di India, kini gangguan melebar.

Pengguna BlackBerry di Brazil, Chile, dan Argentina juga kini merasakan gangguan yang merugikan itu.

“Delay pada layanan messaging dan browsing telah terjadi, itu diakibatkan oleh kegagalan switch utama di dalam infrastruktur RIM,” sebut RIM dalam keterangan resminya.

Dikutip dari Reuters, 12 Oktober 2011, layanan BlackBerry milik RIM sejak lama telah diandalkan oleh para eksekutif dan politisi yang mengandalkan keamanan dan kehandalan jaringan itu untuk mengantarkan email dan pesan lainnya ke pekerja mobile.

Perusahaan asal Kanada itu mengelola layanan mereka lewat server yang dipasang di dalam perusahaan dan terhubung ke jaringan khusus melalui sambungan milik operator nirkabel.

“Meski sistem sudah didesain untuk beralih ke switch cadangan jika terjadi kegagalan, tetapi ternyata pada kegagalan ini sistem tidak berfungsi seperti semestinya,” kata RIM.

Seharusnya, jika terjadi kegagalan pada sistem utama, maka layanan akan secara otomatis beralih ke server cadangan.

RIM sendiri telah menggelar sejumlah pusat operasi jaringan, termasuk satu di kantor pusat mereka di Waterloo, Ontario, Kanada dan satu lagi di selatan Inggris. Server ini mengelola data dalam jumlah yang sangat besar dan terus mengalir melintasi jaringan tersebut.

RIM menyebutkan, kini mereka tengah berupaya untuk membersihkan sisa-sisa data dalam jumlah besar dan mengembalikan layanan secepatnya. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan akan terus menginformasikan setiap kemajuan pada pengguna,” sebut RIM.
Sumber: VIVAnews

Gangguan Server Ancam Reputasi BlackBerry

Gangguan yang terjadi dalam jaringan milik Research In Motion menambah beban berat bagi perusahaan itu. Pasalnya, mereka tengah kehilangan pamor di pasar email korporat yang sempat mereka kuasai karena karyawan semakin banyak yang beralih.

Pengguna kini semakin banyak yang mem-push email mereka ke perangkat seperti Apple iPhone dan iPad, serta sistem yang lebih fleksibel, menggunakan software Android milik Google, di kantor.

RIM juga tengah menghadapi sorotan dari sejumlah investor untuk memecah bisnis, menjual perusahaan, ataupun mengganti manajemen puncak perusahaan setelah meraih hasil yang buruk pada kuartal lalu dan sepinya tanggapan pasar atas tablet komputer PlayBook mereka yang didesain untuk menantang Apple iPad.

“Gangguan yang terjadi di layanan BlackBerry ini datang di saat yang sangat buruk bagi RIM yang mendapat kritik pedas dalam beberapa bulan terakhir,” kata Malik Saadi, analis dari Informa Telecoms & Media, seperti dikutip dari Reuters, 12 Oktober 2011.

Saadi menyebutkan, sejumlah perusahaan melihat bahwa ini merupakan alasan yang tepat untuk mengevaluasi kembali ketergantungan mereka terhadap server terpusat dan mulai berinvestasi ke server yang lebih terkontrol secara korporat.

“Ini tidak hanya memungkinkan departemen IT meminimalisir risiko akan adanya gangguan tak terduga, tetapi juga bisa memberikan fleksibilitas yang lebih luas kepada karyawan untuk memilih perangkat yang lebih mereka sukai,” ucapnya.

Seperti diketahui, sejumlah operator jaringan dan pengguna di Eropa, Timur Tengah dan Afrika men-Tweet bahwa layanan email dan BlackBerry Messenger tidak bekerja mulai sekitar pukul 11.00 GMT. Menurut operator T-Mobile, mereka terkena imbas gangguan jaringan BlackBerry yang terjadi di seluruh Eropa.

Sebelumnya, RIM menyebutkan bahwa mereka telah memulihkan layanan BlackBerry di kawasan itu, sekitar 20 jam setelah pengguna asal Eropa, Timur Tengah, Afrika dan India pertamakali melaporkan adanya gangguan dengan layanan email dan BlackBerry Messenger.

Namun dalam update terakhir, RIM tidak menyebutkan kapan mereka akan berhasil mengatasi secara tuntas gangguan yang terjadi.

Sumber: VIVAnews

Kecewa iPhone 4S, iPhone 5 Tetap Dinanti

Seteleh 15 bulan tak mengeluarkan seri iPhone, Apple memperkenalkan iPhone 4S sebagai iPhone terbaru. Sekilas, iPhone 4S terlihat sama seperti iPhone 4, karena tak ada perubahan desain. Namun, iPhone melakukan sejumlah upgrade di bagian dalamnya.

Dengan chip Apple A5 dan 1GB RAM, iPhone 4S menjadi iPhone tercepat untuk transfer data, juga dengan kemampuan proses data terbaik. Kecepatannya bisa mencapai 14,4 Mbps, atau dua kali lipat dari iPhone 4.

Apple juga meng-upgrade kamera dengan memasang kamera 8MP dan 1080p HD Video. Selain itu, perubahan signifikan lain adalah fitur perintah suara, "Siri". Dengan menggunakan Siri, pengguna iPhone 4S bahkan bisa berintersaksi dengan smartphone-nya, seperti menanyakan cuaca, dan Siri akan memberikan jawaban secara mendetail.

Tapi, kemunculan iPhone 4S tetap dianggap mengecewakan. Seperti dikutip dari laman Reuters, saham Apple bahkan sempat anjlok hingga 5 persen. Hal ini terbilang wajar, karena sebelum Apple secara resmi memperkenalkan iPhone 4S, sudah muncul beragam rumor mengenai iPhone 5, dengan sejumlah spesifikasi dan fitur yang terbilang "wah".

Ekspektasi yang tinggi akan iPhone 5 ini juga yang menyebabkan kehadiran iPhone 4S dianggap tidak terlalu istimewa. Malahan, berdasarkan poling yang dilakukan laman teknologi Mashable, masih banyak yang menantikan kehadiran iPhone 5.

Dari lebih dari 10 ribu responden, sebanyak 39,18 persen mengaku tetap menunggu kehadiran iPhone 5 dan tidak tertarik membeli iPhone 4S. Mereka akan bertahan dengan smartphone yang telah mereka miliki.

Sedangkan, 20,36 persen menyatakan tetap menunggu iPhone 5, dengan tetap mencoba untuk membeli iPhone 4S. Hanya 9,42 persen responden yang mengaku puas dengan kehadiran iPhone 4S.

Sisanya mengaku tidak antusias dengan kehadiran iPhone 4S. Bahkan, sebanyak 13,57 persen mengaku tidak menggunakan produk Apple dan hanya menggunakan perangkat berbasis Android.

Adapun, 11,78 persen mengaku memang tidak mengharapkan kehadiran iPhone 5, dengan alasan Apple tidak pernah mengatakan akan mengeluarkannya. Sisanya, 5,69 persen, mengaku baru akan merespon iPhone 4S setelah mulai dijual pekan depan.

Berikut paparan hasil poling yang dilakukan Mashable, hingga pukul 16.45 WIB:

39,18 persen: Tetap menunggu iPhone 5 dan bertahan dengan ponsel yang sudah dimiliki.

20,36 persen: Tetap menunggu iPhone 5, tapi juga akan membeli iPhone 4S.

13,57 persen: Android Forever!

11,78
persen: Tidak menunggu iPhone 5, karena Apple tidak pernah mengatakan akan mengeluarkannya.

9,42 persen: Puas dengan kehadiran iPhone 4S.

5,69 persen: Baru akan merespon setelah iPhone 4S dijual pekan depan. (adi)

sumber: VIVAnews